Posts

Showing posts from January, 2011

Kami

Suara tangis jiwa pun terdengar Ruh yang dipenjarakan dalam raga Di saat bumi adalah lembaga permasyarakatan Kami adalah saya Tapi kami hanyalah sementara Kami adalah dua subtansi yang berbeda Dibawah satu nama Manusia Ketika raga merasa terkekang Kami mencari kebebasan Raga pun seolah lupa dengan "siapa" Bagaikan mendekatkan diri pada kebinasaan Hidup ku adalah aturan ku Seolah raga adalah abadi Bagaikan hidup di atas api Tangis kembali terdengar Saat itu raga tersesat dalam egoisnya Kami pun tetap saya Ketika jiwa di pisahkan dari raga Raga pun terbujur kaku Hanya jiwa yang menanggungnya Kami bukan lagi saya Kebebasan adalah buah kebajikan Ketika jiwa telah bersih Kebebasan di mulai Donny A M H

Massa remaja

Masa remaja Bagian hidup yang paling indah Dimana kita merasakan telah mencapai sesuatu Seperti bejalan di jembatan transisi yang beranak pinak Hanya kita yang dapat memilih arah Masa remaja bagaikan ikan koi yang menari di permukaan Dan terkadang ada yang busuk dimakan belatung pergaulan Donny A M H

Pelangi senja

Hujan ... Embun berjatuhan setiap tetesannya selalu bernyanyi menyebut nama mu pelangi senja ku . . . Ketika hujan telah berjalan menjauh hanya engkaulah yang melayang didalam khayal ku pelangi senja ku . . . Kini aku hanyalah awan tanpa hujan yang terus mencari sublimasi masihkah aku dapat melihat pelangi itu jika hujan tidak turun pelangi senja ku . . . pelangi senja ku . . . Kau lukiskan warna mu di mata ku dan kaupun minyimpanya di hati ku Tujuh warna didalam satu nama pelangi senja donny a m

Dewi pagi

Wahai dewi pagi ku Kau adalah sosok yang dapat mengevaporasikan hati ku Di saat terik matahari siang menyapa ku, kau pun tersenyum memberikan hembusan angin yang mebasuh lembut wajah ku Dewi pagi ku Dewi pagi ku Di saat hati ku seperti uap air yang mudah tertiup angin Kau membuat hati ku seperti danau senja yang tenang menantikan datangnya malam Disaat hati ku merasakan dinginnya dunia, kau pun memberikan kehangatan yang menyapu dinginnya hidup hanya dengan satu senyuman Wahai dewi pagi ku apa kabarnya mawar klabu yang kau tanam di selembar kertas putih mu? Kaulah satu satunya mimpi indah ku donny a m h

Indonesia

Indonesia, miniatur kecil tentang surga yang panas Tempat dimama banyak keledai berkuasa Negri maritim dengan lautan yang cekung Negri agraris tanpa ladang Indonesia, negri tropis tanpa matahari Rakyat yang harus memelihara para keledai Indonesia, negri yang penuh cinta buta Dimana para keledai membutakan diri untuk harta Indonesia, negri demokrasi yang minoritas Dimana para keledai mendadak tuli disaat rakyat berbicara Tapi aku yakin, indonesia akan menjadi firdaus Akupun yakin, indonesia akan menjadi zambrut hijau Dan aku yakin, indonesia akan memiliki cinta yang tulus Sampai akhirpun aku tetap yakin suatu saat , keadilan berdiri tegak di Indonesia Donny A M H

Menjelang fajar

Menjelang fajar kami menanti Alam semesta pun berseru menyambut datanya pagi Mereka yang hidup demi rutinitas duniawi Masih terbelenggu dibawah asa Kepada mereka yang hidup selamanya Berpesta pora hingga memeras darah Dan mereka yang hidup selamanya tapi mati besok Telah terjaga disaat alam berseru Mereka pun siap menjalani rutinitas duniawi di kertas baru Donny A M H